Susu soya sering dijadikan alternatif bagi Si Kecil yang alergi terhadap susu sapi. Namun, jangan sepelekan kebaikannya ya, Bund. Saat ini, susu soya telah diformulasikan sebagai susu perkembangan otak anak. Dengan protein nabati yang diperoleh dari kacang kedelai, susu soya telah hadir Susu Morinaga dengan segala kebaikannya.

Yu, simak beberapa kebaikan dari susu soya bagi Si Kecil berikut ini.

Manfaat Susu Soya bagi Kesehatan Si Kecil

Membantu mengoptimalkan kecerdasan Si kecil

Bunda harus tahu, bahwa kandungan asam amino pada susu soya ternyata berperan penting terhadap perkembangan otak Si Kecil. Salah satu fungsinya yaitu digunakan sebagai neurotransmitter atau penghubung antara sel otak jenis serotonin. Selain itu, kandungan omega 3 dan omega 6 juga berperan penting dalam perkembangan otak.

Dengan kandungan tersebut, kecerdasan Si Kecil dalam bentuk kognitif (misalnya berkonsentrasi dan daya ingat), motorik, kecakapan, hingga ketangkasannya bisa dioptimalkan dengan baik.

Selain itu, terjadinya proses fortifikasi (penambahan nutrisi) pada susu isolate protein soya, yaitu: asam alpha-linoleat dan omega 3 yang bermanfaat untuk menghambat kerusakan membran sel, juga kolin, yang dapat membantu mendukung perkembangan sel, serta menjaga kesehatan sistem saraf.

Menjaga kesehatan saluran pencernaan

Protein nabati yang terkandung dalam susu soya tentu saja memiliki lebih banyak serat. Hal ini membuat susu soya sangat baik untuk saluran pencernaan. Selain itu, Bunda juga harus memilih susu soya dengan probiotik dan prebiotik karena bisa membuat sistem pencernaan Si Kecil lebih sehat.

Menjadi antioksidan yang baik bagi tubuh

Kacang kedelai mengandung isoflavon yang tinggi. Fungsi dari senyawa ini yaitu menjadi antioksidan alami bagi sistem metabolisme tubuh Si Kecil. Senyawa isoflavon bisa membantu mencegah kerusakan sel tubuh akibat sinar matahari, sinar ultraviolet, dan polusi.

Mencegah terjadinya diare pada Si Kecil

Susu isolate protein soya memang diformulasikan agar dapat mencegah resiko terjadinya diare akibat alergi susu sapi dan intoleransi laktosa. Hal ini dikarenakan kandungan susu soya lebih aman untuk dicerna lambung anak.

Namun, susu soya disarankan untuk dikonsumsi anak usia di atas satu tahun. Karena pada usia tersebut, kemampuan serta perkembangan organ tubuh Si Kecil untuk mencerna susu soya telah siap.

Membantu mengurangi kadar lemak jahat dalam tubuh

Susu soya memang memiliki banyak kelebihan, diantaranya yaitu susu tersebut memiliki kadar lemak jenuh dan kolesterol yang lebih rendah daripada susu sapi. Penggunaan susu soya pada Si Kecil juga sangat baik ketika Bunda ingin menurunkan berat badan Si Kecil yang disebabkan oleh kadar LDL (Low Density Lipoprotein) atau lemak jahat yang tinggi.

Selain itu, susu soya juga dinilai efektif dapat menyeimbangkan kadar lemak jahat dan lemak baik dalam tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan metabolisme tubuh Si Kecil menjadi lebih optimal.

Alternatif bagi Si Kecil yang intoleransi laktosa

Bagi Si Kecil yang memiliki indikasi intoleransi laktosa, susu soya merupakan solusinya. Susu soya tentu saja tidak mengandung laktosa susu. Hal ini yang menyebabkan susu ini menjadi pilihan tepat bagi Si Kecil yang memiliki gejala intoleransi laktosa.

Nah, Setelah mengetahui beberapa manfaat dari susu soya, Bunda juga perlu memperhatikan apakah Si Kecil memiliki gejala alergi pada susu soya atau tidak. Beberapa gejalanya yaitu seperti diare, ruam merah pada kulit, juga sesak napas. Hentikan pemakaian bisa terjadi hal seperti ini ya, Bund.

Metades:

Susu soya telah diformulasikan sebagai susu perkembangan otak anak. Oleh sebab itu, banyak sekali manfaatnya untuk otak anak. Yuk, simak beberapa manfaat susu soya berikut ini

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *